Budidaya Ikan Koi Serta Panduan Lengkap Cara Merawatnya

Budidaya Ikan Koi telah menjadi sebuah kegiatan penyaluran hobby dan sekaligus menguntungkan bagi para penggemarnya. Budidaya Ikan Koi bisa sangat menguntungkan karena harga ikan koi yang cukup mahal di pasaran. Tetapi, Budidaya ikan koi bukan hal yang mudah. Anda butuh banyak pengetahuan tentang ikan koi untuk bisa merawatnya dengan baik. Di artikel ini, kami memberikan panduan yang cukup lengkap tentang Ikan koi, cara budidaya ikan koi, dan cara merawatnya.

 

Mengenal Ikan Koi

Budidaya ikan koi menjadi mudah jika anda terlebih dahulu mengenal tentang ikan koi. Ikan koi adalah salah satu jenis ikan mas. Dari berbagai referensi menyebutkan bahwa ikan koi berasal dari jepang. Di jepang, Varietas Ikan koi dibedakan dengan pewarnaan, pola, dan skalasi. Beberapa warna utama adalah putih, hitam, merah, kuning, biru, dan krim. Kategori yang paling populer dari koi adalah Go-sanke, yang terdiri dari varietas Kohaku, Taisho Sanke, dan Showa Sanke.

Jenis jenis ikan koi

Kohaku adalah salah satu varietas ikan koi yang memiliki corak warna merah dan warna putih. Dengan warna putih sebagai background.

  1. Sandan Kohaku – Koi ini memiliki 3 pola merah yang berbeda sehingga disebut kohaku 3 langkah. Sandan berarti 3. Ini adalah tipe klasik. GAMBAR—
  2. Yondan Kohaku – Koi 4 langkah ini memiliki 4 pola warna merah, lebih menarik, terutama pada kepala. Warna putih yang menarik perhatian kepala dan bahu terlihat seperti sedang terkena infeksi costia.
  3. Maurten Kohaku – Maruten adalah istilah untuk corak merah yang berbentuk lingkaran pada kepala ikan kohaku. Pola kepala maruten merupakan salah satu bentuk favorit karena menggambarkan kesan warna yang ideal. Sedikit berbeda dengan jenis ikan koi Tancho Sanke. Tancho Sanke memiliki pola bulat merah di kepala, tanpa ada bagian tubuh yang berwarna merah lainnya.

Taisho sanke adalah varietas ikan koi dengan tiga warna. Badan ikan koi berwarna putih dengan corak warna merah dan hitam. Ikan ini pertama kali terlihat pada tahun 1868-1912. Pada tahun 1915, varietas Taisho Sanke dipamerkan untuk pertama kalinya. Taisho sanke memiliki keindahan yang disukai banyak orang. Warna hitam dapat ditemukan di kulit putih disebut Tsubo Sumi atau bisa muncul di atas pola warna merah, disebut  Kasane Sumi.

Showa sanke adalah ikan Koi hitam dengan motif merah dan putih. Showa koi di hasilkan dengan menyilang Kohaku Koi dengan berbagai jenis Shiro Utsuri. Pertama kali diproduksi pada tahun 1927, Showa Koi diambil dari nama Kaisar Showa, yang berkuasa pada waktu itu. Awalnya, proporsi untuk warna merah dan putih sangat sedikit. Selama bertahun-tahun, dalam perkembangannya jumlah tanda putih meningkat sampai-sampai sulit untuk membedakan antara varietas Showa dan varietas Sanke.

Cara Budidaya Ikan Koi

Cara Budidaya Ikan Koi yang kami berikan. Terbagi menjadi 5 Langkah sederhana. Bagi anda yang ingin berbudidaya ikan koi dirumah, 5 Langkah ini dapat menjadi acuan keberhasilan budidaya ikan koi.

1     Membuat kolam ikan yang baik untuk ikan koi

 

Anda bisa membuat kolam ikan sederhana untuk ikan koi atau anda bisa membeli kolam Koi (aquarium) dari toko ikan hiasi. Aturan praktis yang baik adalah, pengukuran kolam koi minimal harus sedalam 3 kaki (0.914 m) dan mengandung 300 galon (1136 liter) per ikan. Anda bisa menambahkan pelengkapan kolam ikan seperti

  • sistem penyaringan (filter) kolam ikan, berguna untuk membersihkan air kolam
  • Pompa air. Berguna untuk menciptakan arus dan efek air terjun.
  • Protein skimmer. Fungsinya adalah memisahkan bahan padat terlarut dalam air. Cara dengan pengapungan melalui jasa gelembung udara yang ditiupkan kedalam suatu kolom.
  • aerator kolam. Berguna untuk melakukan aerasi pada air kolam dan membantu melarutkan oksigen yang ada di udara ke dalam air.
  • Ultraviolet Sterilizer. Adalah alat yang menghasilkan cahaya ultraviolet (UV). berfungsi untuk menghilangkan atau mengurangi organisme yang merugikan seperti bakteri, jamur dan lumut.
  • Tanaman Kolam. Anda bisa memelihara berbagai jenis tanaman untuk memperindah kolam ikan koi. Seperti teratai, eceng gondok, pisang air, apu apu, bambu air adan lain lain.

2     Memilih Bibit Koi atau indukan yang baik

 

Bibit indukan yang baik adalah bagi bibit indukan jantan sudah menghasilkan sperma sedangkan untuk bibit indukan betina sudah bisa menghasilkan sel telur yang matang. Anda dapat membeli Bibit indukan Koi secara online, atau di peternakan Koi khusus. Ikan Koi yang Sehat tidak terlalu lesu atau tidak terlalu energik dan berenang secara vertikal di air. Jika mungkin, periksa ikan Anda sebelum membelinya. Ikan koi sehat lebih penting dari pada corak warna yang cantik.

3     Memberi makan ikan koi

Koi adalah omnivora. Mereka makan aneka makanan ikan dan bisa makan sereal, sayuran, cacing, dan buah. Anda juga bisa membeli makanan Koi spesial. Beberapa ahli merekomendasikan makanan yang bervariasi. Jika anda hanya memberi makanan pelet pada ikan Koi, akibatnya  beberapa Koi tidak akan mengonsumsi makanan yang baru diperkenalkan jika mereka sudah terbiasa dengan jenis makanan tertentu.

Dalam cuaca yang lebih hangat, Anda bisa memberi makan sejumlah kecil makanan beberapa kali sehari. Koi memiliki saluran pencernaan yang sangat kecil, jadi Anda perlu mengendalikan jumlah makanan yang Anda berikan kepada mereka.
 Dalam cuaca dingin, Anda hanya perlu memberi makan Koi Anda sekali sehari. Koi memasuki proses hibernasi saat suhu air turun di bawah sekitar 46 F (7,7 C). Hal ini tidak perlu memberi makan Koi saat suhu air rendah.

Terlalu banyak memberi umpan ika Koi Anda (Overfeeding ) adalah salah satu kesalahan paling umu. Anda mungkin bermaksud baik namum cara ini adalah tidak sehat. Saat memberi makan sebaiknya Anda mengambil kesempatan itu untuk mengevaluasi Koi Anda dengan saksama. Ini akan membantu Anda mendeteksi adanya penyakit atau luka yang menimpa ikan. Overfeeding dapat menyebabkan kualitas air yang buruk sehingga dapat memulai serangkaian masalah tambahan di kolam ikan koi. Masalah ini meliputi tingginya kadar amonia dan nitrit di dalam air yang membuat bau tidak sedap, parasit dan penyakit lainnya.

 

4    Menjaga agar air kolam tetap bersih dan segar

Menggunakan pompa dan filter dapat menjaga air kolam tetap bersih dan segar. Cara lain adalah dengan melakukan aerasi. Aerasi adalah suatu proses penambahan udara atau oksigen dalam air. Dengan cara menyemprotkan air ke udara atau dengan memberikan gelembung halus udara dan membiarkannya naik melalui air. Beberapa tanaman air di kolam juga bisa menjaga air kolam tetap bersih dan segar. Seperti teratai dan eceng gondok. Anda mungkin bisa mempertimbangkan  menggunakan zat aditif untuk membersihkan air kolam Koi. Tetapi Ingatlah untuk berhati-hati, karena berpotensi memberikan penyakit atau bahkan membunuh ikan Anda.

Filter Kolam ikan koi
Filter Kolam ikan koi

 

5    Sadar akan potensi masalah kesehatan pada ikan koi

Untuk menghasilkan Ikan koi dengan warna yang indah, para ahli melakukan persilangan dan perkawinan sedarah dari berbagai jenis ikan koi. Dan cara ini sudah lebih dari 200 tahun dilakukan. Karena perkawinan sedarah ini, Koi yang diawetkan memiliki sistem kekebalan yang lemah. Masalah umum bisa dicatat dengan menyaksikan Koi saat menyusui. Kelesuan, kekurangan makan, atau pengasingan dari ikan lain bisa mengindikasikan suatu masalah. Koi juga rentan terhadap parasit atau infeksi bakteri jika mereka telah menerima cedera. Kunci utama Koi yang sehat adalah air bersih. Jika memungkinkan, karantina ikan yang sakit di kolam air yang terpisah. Jika ikan sepertinya tidak menjadi lebih sehat, berkonsultasilah dengan dokter hewan yang merawat ikan.

3 Comments on “Budidaya Ikan Koi Serta Panduan Lengkap Cara Merawatnya”

  1. Oh, proses aerasi itu untuk menjaga air kolam tetap bersih ya? Eceng gondok dan teratai memang termasuk tanaman yang efektif memelihara kebersihan air kolam ya luamyan bikin kelihatan jernih lah. Ayah saya dulu memelihara ikan lele di empang dan tambak berbentuk kolam-kolam kecil. Pakai eceng gondok juga tuh bisa membuat nyaman si ikan kah gitu? Biar ga kepanasan mungkin ya? Hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *