Membuat Kolam Ikan Koi dan Hal-Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan

kolam ikan koi

Memiliki Kolam ikan koi yang bersih dan sehat di rumah, bisa memberikan rasa nyaman dan tenang di hati. Melihat keindahan ikan koi di air yang tenang seraya mengucap syukur dan mengagumi ciptaan-NYA. Mempunyai  kolam ikan koi yang baik dengan ikan yang sehat dapat memberikan energi positif bagi pemilik rumah dan juga memberikan kenyamanan kepada para tamu yang datang. Kolam ikan koi yang bersih juga sangat baik untuk perkembangan ikan koi. Dengan kualitas air yang bersih dan baik dapat menunjang kelangsungan hidup dan kesehatan ikan Koi.

Sebelum membuat kolam ikan koi yang baik. Anda harus tahu apa yang dibutuhkan ikan koi untuk bisa hidup dan berkembang dengan baik.

Ikan koi membutuhkan kualitas air yang baik

Kualitas air kolam yang baik artinya air kolam harus terbebas dari zat-zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan ikan koi. Memiliki ukuran temperatur air, PH dan KH yang tepat. Dan memiliki kadar oksigen yang baik untuk ikan koi. Berikut ini hal-hal penting yang perlu diperhatikan;

kolam ikan koi
kolam ikan koi
  • Kadar oksigen air kolam – Tingkat oksigen harus minimal 5,0 mg / L untuk ikan koi. Sebagai referensi, 5.0 mg / L adalah minimum untuk ikan koi dan 18 mg / L adalah maksimum yang dapat ditahan air. Air dingin bisa menahan lebih banyak oksigen terlarut dari pada air hangat. Sehingga menjaga temperatur air tetap dingin adalah salah satu cara meningkatkan kadar oksigen di dalam air kolam. Cara lain untuk meningkatkan kadar oksigen adalah dengan batu-batu udara yang ada di dasar kolam atau dengan menyemburkan air mancur ke udara.
  • Ukuran PH di dalam kolam – yang terbaik adalah berkisar antara 6,2 sampai 8,2. Anda harus menjaga PH agar tetap stabil. Faktor penting dalam naik turunnya PH adalah karbon dioksida. Zat ini mampu meningkatkan kadar asam di dalam air kolam (menurunkan nilai PH ). Sebagai bagian dari proses alami fotosintesis dan respirasi, Tanaman air dan alga yang ada di kolam ikan koi, menggunakan karbondioksida yang terlarut di dalam air pada siang hari (itu adalah hal yang baik). Tetapi pada malam hari, mereka melepaskannya karbon dioksida dan mencemari air kolam (tidak baik). Ikan koi juga memberi respirasi yang bisa menambah beban karbon dioksida di kolam. Menambahkan material berbahan kalsium karbonat bisa menjaga stabilitas PH kolam ikan koi.
  • Ukuran KH (alkalinitas ) – Tingkat KH kolam akan mempengaruhi seberapa rentannya kolam ikan koi terhadap fluktuasi pH. Jika, misalnya, ukuran KH air kolam sangat rendah maka apa pun yang dilakukan agar pH di dalam kolam stabil akan mudah dilakukan. KH harus sekitar 105 ppm dengan kemungkinan penyimpangan lebih kurang 15 ppm (naik atau turun dari 105). Baking soda akan meningkatkan pH. Sebaliknya, Anda bisa menambahkan cuka putih untuk menurunkan, atau membuatnya lebih asam.
  • Ukuran GH (General Hardenes) – GH adalah pengukuran jumlah total mineral terlarut di air kolam. Biasanya, magnesium dan kalsium adalah mineral utama. Nilai 60 sampai 160 ppm bisa menjadi ukuran baiknya nilai GH.
  • Zat Amonia, Nitrit, Nitrat – Siklus umum limbah di kolam ikan dimulai dengan amonia yang diekskresikan oleh ikan, kemudian bakteri dan oksigen memecahnya menjadi nitrit yang kemudian dipecah menjadi nitrat kemudian nitrogen bebas. Amonia, nitrit dan nitrat semuanya memiliki kemampuan untuk menyebabkan masalah kesehatan bagi ikan koi. Amonia juga dapat membakar insang ikan koi dan mengurangi kemampuannya untuk mengeluarkan oksigen terlarut dari air. Nitrit tinggi dapat merusak ginjal dan sistem saraf ikan koi dan nitrat tinggi untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan sistem kekebalan ikan Anda terganggu. Amonia dan nitrit adalah yang paling merepotkan ketika menyangkut masalah kesehatan ikan koi. Tetapi jangan remehkan bahaya nitrat dalam jangka waktu yang lama. Berikut adalah panduan untuk ketiga pengukuran kimia air ini.

    -AMONIA: ukurannya harus nol. Juga tergantung pada pH kolam ikan. Batas toleransinya adalah 0,5 sampai 1 ppm tetapi perlu diwaspadai jika PH di atas 8 maka amonia menjadi lebih beracun.
    -NITRIT harus kurang dari 0,25 ppm tapi idealnya sebaiknya nol.
    -NITRAT: 20 sampai 60 ppm masih bisa diterima.

  • Suhu – ukuran suhu air kolam sangatlah penting untuk diperhatikan. Air yang lebih hangat dapat menahan oksigen terlarut dan zat amonia menjadi lebih beracun. Air kolam harus tetap dingin, jaga nilainya antara 18 sampai 24 derajat celcius.

 

Ukuran Kolam Ikan Koi

Terdapat perbedaan pendapat tentang ukuran kolam ikan koi yang baik. Hal ini tergantung pada lokasi yang anda gunakan untuk membuat kolam ikan koi. Ukuran kolam memainkan peran penting dalam keseimbangan biologis kolam. Rumusnya semakin besar kolam, semakin indah ikan koi untuk dilihat, dan semakin baik kondisi tanaman dan hewan yang ada di dalamnya. yang kami sarankan adalah kolam koi minimal harus sedalam 3 kaki (0.914 m) dan mengandung 300 galon (1136 liter) per ikan.

filter kolam ikan koi
filter kolam ikan koi

Instalasi tambahan pada kolam ikan koi

Anda bisa menambahkan pelengkapan kolam ikan seperti

  • Sistem penyaringan (filter) kolam ikan, berguna untuk membersihkan air kolam.
  • Pompa air. Berguna untuk menciptakan arus dan efek air terjun.
  • Protein skimmer. Fungsinya adalah memisahkan bahan padat terlarut dalam air. Cara dengan pengapungan melalui jasa gelembung udara yang ditiupkan kedalam suatu kolom.
  • aerator kolam. Berguna untuk melakukan aerasi pada air kolam dan membantu melarutkan oksigen yang ada di udara ke dalam air.
  • Lampu kolam ikan. Untuk penerangan kolam dan mempercantik kolam ikan.
  • Ultraviolet Sterilizer. Adalah alat yang menghasilkan cahaya ultraviolet (UV). berfungsi untuk menghilangkan atau mengurangi organisme yang merugikan seperti bakteri, jamur dan lumut.
  • Tanaman Kolam. Anda bisa memelihara berbagai jenis tanaman untuk memperindah kolam ikan koi. Seperti teratai, eceng gondok, pisang air, apu apu, bambu air dan lain lain.

 

baca juga

Budidaya Ikan Koi Serta Panduan Lengkap Cara Merawatnya
Harga ikan koi dan Alasan Kenapa Ikan koi Sangat Mahal

 

One Comment on “Membuat Kolam Ikan Koi dan Hal-Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan”

  1. Wah, memelihara ikan koi memang butuh dana besar sekali yang utama ya. Ketekunan juga penting. Mesti mempelajari seluk-beluk ikan koi, bisa nangis guling-guling kalau ikannya mati hiks 🙁 PH dan KH yang tepat itu mesti diperhatikan ya menjaga kualitas air kolam ga boleh ada zat-zat berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *