7 Ide Pakan Ikan Lele Alternatif yang Bisa Dicoba

Pakan ikan lele yang utama adalah pelet. Pelet biasanya dibuat oleh pabrik – pabrik pembuatan makanan ikan dan dijual kepada peternak lele. Didalam bisnis ternak ikan lele, biasanya para peternak menjadikan biaya pembelian pelet ini sebagai biaya produksi yang utama. Karena pakan ikan ini adalah komponen yang penting dalam perkembangan ikan lele maka tidak sedikit para peternak yang merasa rugi ketika harga pelet yang mereka beli semakin tinggi. Untuk menutupi kerugian tersebut, para peternak biasanya mencari pakan ikan lele alternatif. Dan berikut ini adalah ide ide pakan alternatif ikan lele yang bisa dicoba;

Belatung

Belatung bisa digunakan sebagai pakan alternatif ikan lele. Hal ini bisa menurunkan biaya produksi, sehingga meningkatkan keuntungan. Belatung diberikan pada ikan baik mentah maupun yang diawetkan.Di Demaco Optimum Services, salah satu peternakan terbesar di Enugu State Nigeria, belatung digunakan sebagai suplemen untuk pakan ikan. Ini juga telah terbukti di peternakan tertentu bahwa penggunaan belatung sebagai suplemen untuk pakan ikan mempercepat pertumbuhan ikan. Banyak peternakan di Nigeria dan dan negara lain menggunakan belatung untuk memberi makan ikan mereka. Produksi belatung sangat mudah namun panennya sangat teknis.

belatung
belatung

U.U. Gabriel, O. A Akinrotimi, D. O. Bekibele, dan D. N Onunkwo dan P. E. Anyanwu dalam makalah penelitian 2007 mereka menyoroti manfaat unik makanan belatung. Studi menunjukkan bahwa belatung memiliki sekitar 43,8 sampai 47,6% protein kasar serta profil asam amino serupa dengan makanan ikan utama atau pelet. Beberapa peneliti telah melaporkan telah memproduksi belatung dengan cara menanam pada campuran darah sapi dan dedak gandum. Ini kemudian digunakan untuk menggantikan pakan ikan lele.

Studi yang sama dilakukan di indonesia. Peneliti indonesia menggunakan lalat black soldier fly (Hermetia illucens) untuk memproduksi belatung. Mengapa black soldier fly? Karena belatung ini memiliki kandungan protein kasar hingga 40% dan menurut peneliti BBPAT cocok untuk pakan ikan lele tambahan. Untuk membiakkan belatung ini cukup sediakan ember, daun pisang, ampas tahu, sisa ikan asin dan bisa ditambahkan kotoran ayam. Caranya masukkan ampas tahu sebagai bahan utama kedalam ember, lalu tambahkan air bersih dan aduk hingga rata, kemudian tambahkan ikan asin dan kotoran ayam, lalu tutup permukaannya dengan daun pisang kering agar lalat black soldier fly mau bertelur. Tempatkan ember ditempat teduh dan terlindung dari air hujan. Setelah kira-kira 3 minggu belatung sudah siap dipanen. Caranya campurkan air pada media kultur, lalu saring untuk memisahkan media kultur dari belatung. Belatung siap diberikan sebagai pakan lele. Untuk bahan baku media kultur sebanyak 100 kg kira-kira akan dihasilkan belatung 60 kg. Perhatikan jangan menyimpan belatung segar terlalu lama karena bisa berubah menjadi lalat.

Limbah Peternakan ayam

Jeroan dan organ dalam unggas:jeroan dan organ dalam unggas lainnya diperlakukan sebagai produk limbah dan sering dibuang di pinggiran kota tempat mereka diproduksi. Seperti usus, hati ayam, dan jantung ayam

Bangkai ayam (ayam tiren): Peternakan unggas biasanya menghasilkan limbah berupa ayam mati setiap harinya. Limbah tersebut bisa anda gunakan untuk pakan lele,karena ikan lele adalah hewan karnivora. Bangkai ayam sebaiknya tidak diberikan langsung untuk menghindari terjangkitnya penyakit pada ikan. Bangkai harus dibersihkan dan direbus. Selain menghilangkan bulu, proses perebusan berfungsi untuk membunuh bibit penyakit yang mungkin terkandung dalam bangkai. Setelah direbus didiamkan bangkai tersebut sampai dingin, lalu berikan pada ikan lele pada hari yang sama. Pakan diberikan dengan cara digantung dan celupkan pakan dalam air kolam. Setelah habis angkat kerangka ayam yang tersisa dan jangan sampai menjadi limbah baru dalam kolam.

Telur pecah; biasanya telur ini dijual dengan harga murah di peternakan ayam. Rebus telurnya dan campurkan dengan pakan ikan utama (pelet)

Limbah di rumah pemotongan hewan

Usus dan organ dalam (sapi, kambing, domba): Usus kadang diperlakukan sebagai limbah. Bagi petani lele, ini tidak pernah sia-sia belaka. usus bisa digunakan untuk memberi makan ikan lele.
Limbah Sampah Daging dan tulang: Ini juga bisa digunakan sebagai pakan tambahan untuk ikan lele Anda asalkan tidak terlalu mahal.

Ikan Rucah

Anda bisa membeli ikan curah di perlelangan ikan dekat pantai. Ikan ini adalah hasil tangkapan nelayan yang tidak sesuai standar untuk dijual dan tidak juga dikonsumsi. Ikan ini biasanya dijual dengan harga murah. Ikan ini sangat cocok untuk menjadi pakan lele alternatif. Caranya, potong kecil kecil ikan curah, cuci bersih dan sebaiknya direbus terlebih dahulu.

bekicot
bekicot

Bekicot dan keong mas

Bekicot dan keong mas bisa menjadi pakan alternatif ikan lele. kedua hewan ini bisa dengan mudah anda temukan dimana saja. Jika didekat anda ada persawahan, anda bisa melakukan perburuan kedua  hewan ini setiap harinya. Biasanya kedua hewan ini dianggap hama oleh para petani.Cara mengolah bekicot adalah dengan direbus dalam air mendidih, ambil dagingnya, potong kecil kecil dan berikan pada ikan lele. Selain itu anda juga bisa berbudidaya bekicot untuk mendapatkan pakan ikan lele yang tak terbatas.

Membuat pakan lele dari ampas tahu

Anda bisa membuat sendiri pakan ikan lele alternatif. Bahan yang dibutuhkan adalah ampas tahu ( 25 kg), dedak halus ( 25 kg), tepung ikan ( 5 kg), tetes tebu / molase (5 liter ) , Probiotik(EM4-Perikanan) : 1.000ml dan Ragi Tempe 10 sdm.

Caranya adalah: Campur seluruh bahan dan aduk sampai merata, kemudian dimasukkan ke dalam drum/ember/kantong plastik yang diberi lobang udara dengan menggunakan selang untuk mengalirkan gas/udara yang ujungnya ditutup plastik atau bekas gelas air mineral tetapi jangan terlalu tertutup rapat(sebagian terbuka untuk keluar masuknya oksigen). Kemudian simpan dan dibiarkan selama +/- 4-5 hari agar terjadi proses fermentasi secara alami.

 

rumput azolla
rumput azolla

Rumput Azolla

Rumput azolla mengandung protein 31,25%, lemak 7,5%, karbohidrat 6,5%, gula terlarut 3,5%, dan serat kasar 13%. Dengan kandungan nutrisi ini, rumput azilla sangat baik untuk dijadikan pakan ikan lele alternatif. Rumput azolla sangat unik karena merupakan salah satu tanaman dengan pertumbuhan tercepat. Namun tidak memerlukan tanah untuk tumbuh. Hal ini membuat rumput ini jatuh ke dalam kelas hidroponik (tanah).

Tidak seperti hampir semua tanaman lainnya, Azolla mampu mendapatkan pupuk nitrogen langsung dari atmosfer. Itu berarti dapat memproduksi biofertilizer, pakan ternak, makanan dan biofuel dan pada saat bersamaan, menarik sejumlah besar CO2 dari atmosfer, sehingga membantu mengurangi ancaman perubahan iklim.

Sebelum dijadikan makanan ikan lele, rumput azolla harus diolah terlebih dahulu dengan cara fermentasi. Proses fermentasi diawali dengan merajang rumput azolla, lalu menyiapkan bahan seperti kotoran hewan, gula merah, air cucian beras. Semua bahan itu kemudian diaduk sampai rata dan dibiarkan selama 10 hari.

Teknik mengolah rumput azolla untuk pakan lele itu juga bisa diaplikasikan guna memfermetasi limbah domestik berupa sisa makanan seperti nasi dan lauk-pauknya serta daun-daun. Setelah itu, pakan organik ini bisa ditebar ke kolam dua kali sehari, pagi dan sore. Menurut beberapa riset, penggunaan pakan organik ini bisa menekan biaya pakan hingga 40% dibandingkan pakan konvensional.

 

Baca Juga

Cara Pintar Budidaya Ikan Lele – Ulasan lengkap dan informatif

Manfaat Ikan Lele bagi Kesehatan serta Bahayanya

2 Comments on “7 Ide Pakan Ikan Lele Alternatif yang Bisa Dicoba”

  1. ngeek banget pas baca bagian belatung. tapi emang si belatung tu kaya nutrisi… dan sempet mau tanya gmn cara budidayain belatung eh udah ada caranya,… kebayang melihara belatung….

    kalo azola emang jadi pakan lele sih.. udah banyak yg make…

    kalo bekicot? ehm.. aku sih mau.. gmn kalo lelenya ngalah aja. wkwkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *